Alhamdulillahirabbil’alamien. Segala puji bagi Allah atas nikmat teman-teman yang bermanfaat, yang telah mewarnai hidup saya. Segala puji bagi Allah atas karunia limpahan ide luar biasa yang mengelilihi hati dan pikiran saya. Insya Allah saya tidak akan menyia-nyiakannya.

Shalawat dan salam bagi Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, tabiin dan tabiut tabiin yang telah berjuang untuk kejayaan Islam. Semoga kita termasuk dalam ummat Muhammad yang diberi barakah luar biasa atas usia dan waktu yang kita punya.

Berawal dari sebuah acara di pesantren Dar Asy Syahadah, saya mendapatkan ide menulis buku ini. Di hadapan 500-an santri, saya berbicara tentang public speaking untuk santri di pesantren itu. Mereka antusias mengikuti ceramah hingga selesai. Hingga acara usai, saya masih dikejar santri yang mengajukan pertanyaan mengenai bagaimana mengalahkan rasa grogi, minder dan was-was sebelum ceramah. Akhirnya saya berjanji saya akan menulis buku tentang itu. Alhamdulillah, harapan itu terwujud menjadi kenyataan.

Saya juga gelisah, saat melihat dan mendengar ceramah di masjid-masjid yang tidak menggairahkan. Orang bosan dengan gaya khatib jumat yang monoton, gaya mubaligh yang asal lucu, atau gaya penceramah yang EGP (emang gue pikirin). Materi ceramah agama yang seharusnya memberi pencerahan telah gagal tersampaikan karena kemasan yang kurang bagus dan asal-asalan.

Nah, ketika rasa kegelisahan ini menumpuk menjadi besar, mendorong saya untuk menyimpulkan bahwa semuanya terjadi karena menjadi ustad atau penceramah dikerjakan secara dadakan. Ceramah dilakukan tanpa latihan, dan asal jalan. Mereka mendadak menjadi ustad. Hasilnya ceramah kocar kacir tidak karuan dan hadirin ogah mendengarkan.

Padahal kemasan itu penting, sama pentingnya dengan konten ceramah itu sendiri. Kalau kemasannya bagus, audience akan tertarik untuk mendengarkan. Dan kebenaran islam pun akan segera menyapa dan merasuki jiwa mereka.

Saya berharap buku ini bisa menjadi teman bagi anak muda yang mau berbagi untuk sesama. Berbagi hati, semangat, ilmu dan daya juang untuk kejayaan islam. Karena islam akan selalu jaya, dan memenangkan pertempuran peradaban yang kini telah digelar. Allahu Akbar!

Saya menantikan tanggapan, atau sapaan dalam bentuk apapun tentang buku ini. Silakan menghubungi saya via email atau bahkan SMS. Selama pulsa saya masih, saya akan membalas SMS pembaca semua.

Solo, Awal Tahun 2008

Burhan Sodiq

Email: burhanshadiq@yahoo.com

Blog: www.burhanshadiq.com

Advertisement